CEWEK MURAHAN  vs CEWEK BEBAS

         Manusia lahir ke dunia ini pasti membawa 2 hal, baik-buruk atau lebih-kurang mereka masing-masing. Dalam menilai 2 hal itu, setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda bahkan tidak jarang terdapat kesalahan persepsi, entah dari faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi tersebut, disini terdapat 2 persepsi yang berbeda tentang tempat benar seorang “cewek murahan”. Sekali mendengar kata ini cewek ataupun cowok yang merasa dirinya lebih baik daripada cewek murahan akan beranggapan negatif karena jika dibandingkan dengan pendapat-pendapat yang berserakan di jalanan kita pasti dapat menyimpulkan bahwa wanita murahan itu wanita yang hidupnya dipenuhi dosa karena melakukan pekerjaan yang haram menurut agama, memberikan secara mudah bagian vitalnya untuk sembarang lelaki yang mampu membayarnya sesuai target harga yang ditentukan, tidak tahu malu karena masih dengan percaya diri berinteraksi dengan warga sekitar yang sudah risih dengan dirinya. 
            Bersedih pasti, merasa terhina juga pasti, tapi tidak ada gunanya bagi mereka untuk menyesal karena bagi mereka disanalah hidup mereka, disana mereka mendapatkan sesuap nasi untuk mampu bertahan hidup sampai esok hari. Jaman sekarang sudah diajarkan tentang “Sex Education” pendidikan seks yang sehat dan sangat penting untuk kalangan remaja saat ini yang telah banyak terjerumus ke dalam pergaulan bebas tanpa batas, “having sex with Friend, sex party,aborsi, narkoba and other” melihat kenyataan seperti itu yang sudah menggejala menjadi penyakit sosial masyarakat jika dibandingkan dengan “cewek murahan” lalu apa bedanya mereka yang melakukan hubungan sex hanya untuk kebutuhan biologis semata, hanya untuk nikmat dan kepuasan sesaat, sedangkan mereka yang bekerja sebagai cewek murahan menjual dirinya demi sesuap nasi yang sangat berharga bagi mereka.

              Perbedaanya mungkin terletak hanya pada apa yang mereka dapatkan, yaitu uang dan kepusan namun, apabila dilihat dari sisi moral apakah mereka memiliki perbedaan? Tidak, hubungan seks yang dilakukan di luar nikah baik dengan keinginan sendiri atau tanpa keinginan sendiri itu merupakan tindakan abmoral atau sama-sama tidak bermoral dimata masyarakat, maka dapat disimpulkan keduanya sama. Sama-sama salah dan tidak dibenarkan, namun mereka tetap memilki hak untuk menjalankan hidup dan bertahan hidup dengan cara mereka sendiri, memiliki hak untuk tetap dihargai, memiliki hak untuk dilindungi. Cewek murahan bukan virus masyarakat yang harus dijauhi, mereka juga bukan bakteri yang akan menimbulkan suatu penyakit sosial di masyarakat, hanya saja mereka membutuhkan bimbingan dan bantuan untuk meluruskan pola fikir mereka yang keliru tentang kepasrahan hidup sampai-sampai mereka memilih jalan untuk bertahan hidup dengan pekerjaan yang jelas-jelas dipandang hina dan menjijikan oleh masyarakat, begitu juga dengan remaja-remaja yang telah terjerumus ke dalam kebiasaan hidup bebas tanpa batas, mereka juga membutuhkan bimbingan dan bantuan untuk meluruskan pola fikir mereka tentang kebebasan yang diberikan oleh orang tua. 

                Pergaulan bebas menyebabkan banyak sekali masalah-masalah yang timbul dalam kehidupan mereka secara fisik atau secara psikis  seperti pada (1) Fisik : telah banyaknya ditemukan penyakit-penyakit seks yang tertular melalui hubungan seksual, dari penyakit menular seksual itu menjadi kemandulan dan kanker rahim atau bagian-bagian rahim lainnya bermasalah, begitu juga untuk cowok yang merasa masih terjerumus dalam pergaulan bebas tanpa batas ini, jangan beranggapan bahwa hanya cewek yang bisa mandul tapi alat reproduksi cowok juga bisa mengalami kemandulan karena pengaruh MiRas dan rokok. (2) Psikis : meluasnya penyakit abmoral yang tersebar melalui pergaulan yang sebagian besar telah terpengaruh dengan dunia bebas tanpa batas, perubahan pola fikir menuju arah yang negatif, dll. 

            Maka dapat kita katakana bahwa semua yang dilakukan memiliki resiko dan 2 hasil yaitu hasil negative dan positif tergantung pada benar salah yang kita lakukan, dan penilaian itu terletak pada masyarakat yang menilai.


 


Comments

vanny
06/23/2013 5:03pm

like it, tapi kan lebih baik kalo kita semua bsa membedakn antara baik dn buruk dlm bergaul, dn bsa menjauhi yg buruk,,,,
tapi menyadari itu dri dri sendiri susah bgt!

Tau caranya?????

Reply
Diah
06/23/2013 7:09pm

caranya itu sebenarnya simple banget,
kamu hanya perlu tahu gambaran-gambaran mengenai pergaulan baik dan pergaulan buruk, kemudian kamu cari tahu apa saja yang menjadi resiko-resiko atau dampak-dampaknya.....

contohnya:
pergaulan yang baik itu, katakan saja menggunakan waktu luang dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat, (mengerjakan tugas, membentuk kelompok belajar)
dampaknya adalah, pengetahuan kamu semakin bertambah, wawasan kamu lebih luas, apa yang kamu sebelumnya tidak tahu, sekarang kamu mengetahuinya,

nahhh sekarang kamu cari tau juga contoh pergaulan yang buruk dan ketahui dampaknya...
dari mebandingkan seperti tadi, kamu akan menemukan sendiri baik dan buruknya sebuah pergaulan :) :D

Reply



Leave a Reply

    ABOUT Me

    just always be FUN, frienly, be simple life and enjoy everything I HAVE, no metter what happen just always thank GOD